Showing posts with label TENTANG BINTANG. Show all posts
Showing posts with label TENTANG BINTANG. Show all posts

Sunday, December 18, 2011

Penutup Tahun yang SEMPURNA :)

Terimakasih sekali lagi untuk sodara Fahmi "iwul" Ibrahim dan Linda "donat" D.W yang sudah mengajak saya untuk menerbitkan sebuah buku. Karena kalian itu pada dasarnya sudah hebat, tapi masih sudi untuk mengajak saya agar menjadi hebat seperti kalian :)
Ini adalah sebuah penutup tahun yang paling sempurna selama saya hidup di dunia. Dan ini adalah hal paling menakjubkan yang mungkin bagi sebagian orang adalah sepele :D. Lagi-lagi masih belum mempercayai bahwa  buku yang kini ada di genggamanku adalah buku saya sendiri :')


Terimakasih untuk Allah SWT, dengan segala Anugerah yang telah Dia berikan kepada kami ;)
Terimakasih untuk keluarga, yang sampai sekarang belum tahu tentang kelakuan anaknya selama ini :p
Terimakasih untuk inspirasi-inspirasi yang menemani saya hingga sampai di penghujung tahun 2011.
Terimakasih juga untuk sosok yang banyak menginspirasi saya dalam menulis
Terimakasih (lagi) kepada iwul dan mbak donat :"D Huaaaaaa kalian sahabat terhebat yang pernah saya milikiiiii *kisses and huggs 1000x
Terimakasih untuk calon-calon pembeli buku kami bertiga (hehehe), makasih banget pokoknya, terlebih buat yang minta tandatangan :p
Terimakasih untuk mereka yang bersikeras menginginkan buku kami secara cuma-cuma (hehehe), terimakasih atas usaha kerasnya untuk membujuk kami agar mau memberikan buku kami secara geratisss (hehehe)
Terimakasih untuk mbak Dian Hartati (penulis Kalender Lunar), mbak Fitriyani (penulis Dermaga Tak Bernama), mas Dino Umahuk (penulis Riwayat Laut) atas tulisannya yang indah dan buku-buku lain yang menginspirasi serta menyegarkan otak saya
Terimakasih untuk sahabat kecebong saya di Kampus : Nia, Ayik, Fifi, Aan, Fitri. Terimakasih untuk kebodohan dan segala hal memalukan yang telah kalian ciptakan semata-mata untuk menghibur saya waktu penat di Kampus *kisses and huggs 1 juta kali :* :* :*
Terimakasih untuk pihak penerbit meski kami baru menyadari taktik bisnis anda, hahahahahahaha
Terimakasih untuk Maulana Nur Rachma dan Shafira Noor Kemala Puteri sebagai teman blogger saya (betewe, nama kalian aku masukin di buku ku loooh..makanya ayo wajib beli buku ku!! :D hehehe)
Terimakasih untuk mbak Okky dan mas Henry atas banyak waktunya yang telah saya repotkan dalam penyusunan buku ini hehehehe *bighugg untuk kaliaan :*
Terimakasih untuk mbak Pratiwi Herdianti Putri, mbak Yania EvitasariAnnisa Nurindah, Chyntia Nirmala, dan semua orang yang pernah berkunjung di blogku :*
Terimakasih untuk bang Wisnu Nur Hanafi, Rahel Vincentia, dan keluarga mas Adit yang melengkapi tahun ini dengan cinta yang tiada habisnya 
yang terakhir, tentu terimakasih untuk mas pacaaaaaar muah muah muaaaaahhh :*




Next Plan:
Launching and Bedah Buku "Tiga Judul Tentang Langit" and then prepare for arranging 2nd book :D



BEST QUOTE:
"SEMUA ORANG BISA MENULIS DAN SEMUA ORANG BISA MENERBITKAN SEBUAH BUKU"

Sunday, July 31, 2011

Fiksi: Dejavu

Berat untuk menumpu malam tak berjudul ini. Kurasa langit masih setia dengan warna kelam nan syarat akan kegalauan. Raganya masih menghitam, entah dengan benaknya. Aku terhenyak sekejap ketika mataku menelusuri sebuah peristiwa. Seakan terhanyut di tiap lekuk kisah di batas palang getir. Hmmm nampaknya mataku tak asing dengan sosok ini. Dialah sosok yang...........ah sudahlah. Aku sudah mengubur peristiwa itu dan juga pelakunya. Sungguh aku tak berniat untuk menginginkan kejadian itu terulang kembali. Aku bersumpah. Kepahitan di akhir cerita rupanya mencoba menampar dejavu ini. Bunuh aku sekarang juga, jika aku masih saja bercinta dengan dejavuku kali ini!!


Membayangkanmu dengan separuh luka yang masih menganga, bukanlah pilihan yang manis untuk mengakhiri kisah di bulan ini. Bukankah pelaku dalam cerita itu adalah kamu? Cerita yang masih kusimpan dengan rapi di dalam otakku. Cerita yang telah kuberi kutukan di tiap bagiannya. Cerita yang hampir membunuhku dengan cara yang manis, saaaaangat manis. Kamu kah itu? Lantas mengapa kini aku masih saja bergumul dengan dejavu yang keparat itu????


Tak mau termakan kebimbangan. Kuhentakkan segala yang menggelayuti isi kepalaku. Biarkan aku akhiri malam ini dengan otak yang kosong sebelum akhirnya kutata kembali.



"Aku pergi, aku benar-benar telah pergi dari cerita ini. Tak hanya realita, tetapi juga dalam dejavuku. Aku tak mau pasrah dan terinjak lagi oleh kepahitannya. Izinkan aku meraih kisah yang manis sesuai dengan analogiku sendiri. Aku pamit pergi, jangan pernah bertanya sampai kapan aku pergi. Karena kamu tak akan pernah mengerti dengan jawabanku. Sekali lagi, aku pamit pergi dari dejavuku ini...

Selamat tinggal dejavu .."


(Juli - 2011)

Monday, July 18, 2011

Tak Berpemilik

Tertunduk dan terenguh.
Hanya sekejap waktu.
Kubenamkan wajahku sejenak.
Lantas aku tertawa.
Tak ada sindiran ataupun makian.
Namun hampa ketika kupandang.
Nyaris menyeret tubuhku untuk berdusta.
Segenap hatiku memberontak.
Kakiku tercapit belukar reragu.
Sempat tak kugubris saat alurnya menjerat langkah kecilku.
Kupaksa ia untuk melangkah.
Melangkah dengan cemas.
Waktu telah kukembalikan pada Tuhan.
Dan kini aku menghampa.
Terperosok dalam rasa yang kuciptakan sendiri.
Tak berpemilik.
Padahal aku lihai mendeskripsikan tiap warna dari tatapanmu.
Namun kini sungguh aku menyerah.
Tak sanggup lagi aku mengartikan tiap senyum yang kau kirimkan padaku.
Segurat lengkungmu nampaknya masih membuatku trauma.
Kau, yang tak lagi berpemilik.
Hadir kembali untuk mengacaukan hatiku.

(Juli - 2011)

Friday, July 15, 2011

Dua Hari Menggalau bersama DUA REKAN TERHEBAT saya :D

Ini tentang DUA REKAN TERHEBAT saya. Ya! mereka memang hebat!. Mengapa saya perbesar tulisan DUA REKAN TERHEBAT? Bukan karena capslock rusak, tapi saking hebatnya mereka sampai saya bingung bagaimana menuliskannya lewat kata-kata u.u


Ceritanya begini, ehm sebenarnya saya bingung harus memulai dari mana karena ini ada hubungannya dengan proyek kami bertiga. Sebuah proyek yang sudah kami tunggu-tunggu sejak awal bulan Juni dan berharap bulan Agustus nanti proyek itu terealisasi. AMIN. Oke, saya bocorkan sedikit mengenai rencana kami bertiga untuk ....... ehm ........ untuk ....... ehhmm ...... untuk .......... menerbitkan buku kumpulan puisi.Ya, terdengar konyol bukan? Banyak kok yang menertawai usaha kami, nggak sedikit juga yang menyepelekan, "emang nerbitin buku itu gampang?". Oke, cacian pertama saya terima. Hari demi hari berjalan, sampai akhirnya semuanya fix, tinggal dikirim ke penerbit. Alhamdulillah. Target kami pertengahan Agustus buku kami bisa terbit. Amin ya Allah. Jika diantara kalian sering menyaksikan TL Twitter saya membahas tentang email-email, cover, judul, TB, TH, TA, TTL, atau terbit, ya itulah saya yang sedang ngobrol bareng rekan saya sekaligus sahabat saya sekaligus ponakan KW saya yaitu @maskriwul (Fahmi Rachman Ibrahim). Seorang penulis (calon) buku TENTANG HUJAN. Mengenai DUA REKAN TERHEBAT saya yang satunya adalah seorang mahasisiwi Sastra Inggris Universitas Brawijaya yang notabene adalah teman satu jurusan dengan @maskriwul, Linda Astri Dwi Wulandari seorang penulis (calon) buku TENTANG AWAN. Sedangkan untuk saya, bisa ditebak kan judul buku saya nanti apa? Yap, TENTANG BINTANG. Saya mengenal Linda lewat @maskriwul yang waktu itu mengajaknya untuk menerbitkan buku. Kemudian @maskriwul mengajak saya untuk bergabung menulis buku, dan akhirnya kami bertiga bersama-sama menulis untuk TIGA JUDUL TENTANG LANGIT. Simple but difficult. Doakan saja bulan Agustus buku kami benar-benar terbit :D. Yang mau pesen, bisa langsung kontak melalui Twitter atau Facebook kami. Hahahaha. *promosi dikit*


 ***

MENGGALAU HARI PERTAMA


Ini termasuk dalam agenda kami dalam hal mencari inspirasi. Tapi kami lebih suka menyebut kegiatan ini dengan "Menggalau massal". Senin kemarin, tepatnya tanggal 11 Juli 2011 sore hari aku ngajak @maskriwul pergi ke Gramedia cabang Kertajaya. Disana sebenernya aku pingin beliin buku buat hadiah ulangtahun kriwul, tapi aku emang sengaja ngajak dia untuk milihin buku sastra apa yang dia suka. Hahahaha. Habisnya, dia nggak suka kejutan sih -____-. Oke aku nemu dua buku sastra yang bagus yaitu "Bual Kedai Kopi" dan "Tuhan, Aku Sendirian". Setelah dari Gramedia, aku dan kriwul mutusin pergi ke Taman Bungkul untuk nerusin nyari inspirasi. Sesampai disana kami mampir dulu di warung atau foodcourtnya Taman Bungkul. Kami pesen nasi goreng di salah satu outlet makanan disana. Kesalahan kami adalah lupa menaksir harga, emang bener seh nasi gorengnya enak, mengenyangkan lagi, tapi harganya booook seporsi dua belas rebuuuu?? sama es tehnya jadi lima belas rebuuuu? omaigad, tau gitu aku pesen mie instan aja daripada nurutin nafsu pengen makan nasgor -_______-.